breadcrumb
breadcrumb
menu
Menu Cepat
Artikel Kampus
Informasi & berita terbaru
Mau Kuliah Akuntansi Kenali 8 Istilah dalam Akuntansi yang Sering Bikin Bingung
Kenali 8 istilah akuntansi yang sering tertukar, mulai dari amortisasi, depresiasi, BEP, hingga rekonsiliasi bank dan pilihan kuliah S1 Akuntasi di STIE Pasim.
Akuntansi tidak hanya berisi angka dan laporan keuangan. Saat mempelajarinya, kamu akan menemukan banyak istilah yang memiliki fungsi berbeda, bahkan beberapa di antaranya sering dianggap sama.
Buat kamu yang sedang mempertimbangkan jurusan Akuntansi, mengenal istilah-istilah berikut bisa menjadi gambaran awal tentang hal yang akan dipelajari. Supaya lebih mudah dipahami, setiap istilah juga dilengkapi contoh yang dekat dengan aktivitas bisnis sehari-hari.
1. Amortisasi vs Depresiasi
Amortisasi adalah pembebanan biaya aset tidak berwujud secara bertahap selama masa manfaatnya. Contohnya hak paten, hak cipta, merek dagang, dan perangkat lunak.
Sementara itu, depresiasi digunakan untuk aset berwujud seperti kendaraan, mesin, dan gedung. Misalnya, perusahaan membeli lisensi software untuk digunakan selama 5 tahun, maka biaya lisensi tersebut dapat dialokasikan selama periode manfaatnya. Jadi, perbedaan utamanya terletak pada jenis aset yang dibebankan nilainya.
Baca juga: Pembayaran Formulir Akuntansi STIE PASIM Sukabumi: Rp100.000 dan Tahapnya
2. Pendapatan Diterima di Muka vs Pendapatan
Pendapatan diterima di muka adalah uang yang sudah diterima perusahaan, tetapi barang atau jasa kepada pelanggan belum diberikan.
Contohnya, tempat kursus belajar menerima pembayaran Rp3 juta untuk program belajar selama enam bulan. Uang tersebut belum langsung dianggap sebagai pendapatan seluruhnya karena jasa masih akan diberikan secara bertahap.
Setelah kewajiban kepada pelanggan dipenuhi, jumlah tersebut baru dapat diakui sebagai pendapatan sesuai ketentuan.
3. Beban Dibayar di Muka vs Beban
Beban dibayar di muka terjadi ketika perusahaan sudah membayar suatu kebutuhan, tetapi manfaatnya baru diterima pada periode berikutnya.
Contohnya, perusahaan membayar sewa kantor untuk satu tahun sekaligus. Pada awalnya pembayaran tersebut dicatat sebagai aset, kemudian diakui sebagai beban secara bertahap sesuai periode penggunaan.
Jadi, uang yang sudah keluar belum tentu langsung menjadi beban.
Baca juga: Perkiraan Biaya Hidup Mahasiswa di Sukabumi untuk Pekerja
4. Write-Off vs Utang yang Hilang
Write-off dalam konteks piutang adalah tindakan menghapus piutang yang dianggap tidak dapat ditagih dari catatan akuntansi perusahaan.
Misalnya, sebuah toko memiliki piutang Rp5 juta dari pelanggan. Setelah berbagai upaya penagihan dan berdasarkan kondisi yang ada, piutang tersebut dianggap tidak tertagih sehingga dapat dilakukan write-off sesuai kebijakan dan ketentuan yang berlaku.
Namun, penghapusan dari catatan akuntansi tidak otomatis berarti kewajiban pelanggan hilang secara hukum.
5. Impairment vs Depresiasi
Keduanya sama-sama berkaitan dengan penurunan nilai aset, tetapi konsepnya berbeda. Depresiasi merupakan pembebanan nilai aset berwujud secara sistematis selama masa manfaatnya. Sementara impairment terjadi ketika nilai tercatat aset tidak lagi dapat dipulihkan atau manfaat ekonominya menurun secara signifikan.
Misalnya, sebuah mesin mengalami kerusakan berat atau teknologi baru membuat mesin tersebut tidak lagi memberikan manfaat seperti sebelumnya. Kondisi tersebut dapat menjadi indikasi adanya impairment.
6. Kontra-Akun vs Akun Utama
Kontra-akun adalah akun yang digunakan untuk mengurangi saldo akun utamanya. Contoh yang paling mudah adalah akumulasi penyusutan sebagai kontra-akun aset tetap.
Misalnya, perusahaan membeli kendaraan seharga Rp200 juta. Setelah beberapa tahun, akumulasi penyusutannya mencapai Rp60 juta. Nilai tersebut digunakan untuk mengurangi nilai tercatat kendaraan sehingga nilai bukunya menjadi Rp140 juta.
Jadi, kontra-akun membantu menunjukkan nilai akun utama setelah pengurang tertentu diperhitungkan.
7. BEP vs Laba
Break-Even Point (BEP) atau titik impas adalah kondisi ketika total pendapatan sama dengan total biaya.
Misalnya, kamu membuka usaha minuman. Setelah menghitung biaya sewa, bahan baku, kemasan, dan biaya lainnya, ternyata kamu perlu menjual 100 gelas dalam satu bulan agar seluruh biaya tertutup.
Angka 100 gelas tersebut menjadi gambaran sederhana titik impas. Artinya, pada titik tersebut usaha belum memperoleh laba, tetapi juga belum mengalami kerugian.
Baca juga: Apakah Bisa Kuliah Sambil Bekerja di Sukabumi? Cek Akuntansi Malam Hari
8. Rekonsiliasi Bank vs Pencatatan Transaksi
Rekonsiliasi bank adalah proses mencocokkan catatan transaksi perusahaan dengan mutasi rekening bank.
Misalnya, catatan perusahaan menunjukkan saldo tertentu, tetapi saldo pada rekening bank berbeda. Setelah diperiksa, ternyata ada biaya administrasi bank atau transaksi yang belum dicatat dalam pembukuan.
Melalui rekonsiliasi, perusahaan dapat menemukan perbedaan tersebut dan memastikan catatan keuangannya sesuai dengan kondisi rekening yang sebenarnya.
Apa yang Bisa Dipelajari dari Istilah-Istilah Ini?
Dari 8 istilah tersebut, terlihat bahwa Akuntansi tidak sekadar menghitung pemasukan dan pengeluaran. Ada proses untuk mencatat transaksi, menilai aset, mengakui pendapatan dan beban, menghitung biaya, serta memastikan informasi keuangan dapat digunakan dengan tepat.
Bagi calon mahasiswa, istilah-istilah ini bisa menjadi gambaran sederhana tentang cara berpikir yang digunakan dalam Akuntansi. Kamu akan belajar melihat sebuah transaksi bukan hanya dari jumlah uangnya, tetapi juga dari waktu, manfaat, kondisi aset, kewajiban, dan pengaruhnya terhadap laporan keuangan.
Mulai Mendalami Akuntansi di STIE PASIM Sukabumi
Kalau kamu tertarik memahami Akuntansi lebih jauh, STIE PASIM Sukabumi menyediakan Program Studi Akuntansi untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan ekonomi dan bisnis, sekaligus membangun karakter, integritas, dan kesiapan menghadapi dunia kerja.
Bagi kamu yang sudah bekerja atau memiliki aktivitas lain, Program Perkuliahan Karyawan (P2K) dapat menjadi pilihan untuk tetap melanjutkan pendidikan. Cari informasi kuliah Akuntansi STIE PASIM Sukabumi melalui kelaskaryawan.id dan pasim.id. Ikuti juga Instagram Kelas Karyawan STIE PASIM dan Channel WhatsApp Komunitas Kuliah.
Sudah siap kuliah sambil tetap beraktivitas? Daftar kuliah secara online dan mulai langkahmu bersama STIE PASIM Sukabumi. Karena Perubahan Dimulai dari #BeraniKuliah.
Hubungi layanan kami
Pusat Bantuan Kampus
Kampus STIE PASIM SUKABUMI • Jl. Balandongan No.35, Sudajaya Hilir, Kec. Baros, Kota Sukabumi, Jawa Barat 43161
Tagged (Tags) :
© 2026 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pasim Sukabumi. All rights reserved.
STIE PASIM SUKABUMI